Laut

 "Kamu mau ke pantai, Sa? Musim hujan kayak gini?" ucapnya dengan suara yang terdengar cemas.

"Iya, Ri, sudah sejak lama aku ingin ke pantai, kamu tau itu, kan?" jawabku dengan sedikit kesal.

"Iya, aku tau, Sa. Tapi jangan musim hujan kayak gini bisa kan? Sekarang pasti ombaknya sedang tinggi. Lain kali saja, nanti aku temani, ya?" 


Suara deburan ombak dan angin beradu begitu merdu

Kicauan burung yang kembali ke sarang pun tak mau kalah beradu

Langit mulai berubah warna, begitu cantik berwarna jingga

Rasanya aku ingin ikut tenggelam saja bersama matahari itu

Dan tak pernah lagi muncul ke permukaan untuk selama-lamanya

Kadang aku iri dengan ikan, terutama ikan laut dalam

Bagaimana mereka bisa hidup di bawah sana selama itu?

Bagaimana bisa mereka hilang dan bersembunyi di bawah sana selamanya?

 

Setelah dipikir-pikir laut tidak semenyeramkan itu

Mungkin jika aku bisa bertemu salah satu ikan laut dalam aku akan bisa ikut hilang bersamanya

Mungkin saja mereka punya istana laut di bawah sana

Atau bisa saja sebenarnya di bawah sana juga ada kehidupan yang sama seperti di atas sini

Namun dengan kehidupan yang lebih baik dan tidak berisik

Postingan populer dari blog ini

Jarak

🐊

Lepas