Masing-Masing

 "Masing-masing dulu ya, Sa." Ucapmu sore itu di sampingku sambil menatap langit yang mulai menggelap.


Benar kata orang-orang, menjadi dewasa memang berat. Satu persatu orang yang dekat akan mulai berjarak, berjalan ke arah berbeda.


"Emangnya kalau sendiri kenapa? Sebelumnya aku juga terbiasa melakukan apapun sendiri." Ucapku sombong kala itu.


Sebelumnya aku berpikir kesendirian tidak seburuk itu. Aku justru menyukainya karena aku bisa mengambil alih duniaku sendiri. Sampai suatu hari, aku tersadar sendiri itu sepi. Tidak ada yang bisa kamu ajak berkeliling kota sambil membeli jajanan kaki lima, tidak ada yang bisa kamu ajak bertukar cerita tentang penatnya dunia, tidak ada yang bisa kamu ajak menangis hingga kembali tertawa.


"Masing-masing dulu ya, Sa. Kalau semua udah baik-baik aja, nanti kita ketemu lagi ya?"

Postingan populer dari blog ini

Jarak

🐊

Lepas